Selasa, 15 April 2008

KAJIAN LIMNOLOGI WADUK BENANGA

ABSTRAK

KAJIAN LIMNOLOGI DAN PENGELOLAAN WADUK BENANGA
DI KOTA SAMARINDA

(Study Of Limnological And Management Benanga Reservoir In Samarinda)
Oleh :
Noryadi, Anugrah Aditya B,
Adi Susanto, Eko Sugiharto, Teguh Wirawan Sumoharjo, Masayu Widiastuti dan Samsul Rizal

Kajian Limnologi dan Pengelolaan Waduk Benanga dikota Samarinda. Penelitian dilakukan di perairan Waduk Benanga, Kelurahan Lempake, Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, dan pelaksanaannya dimulai dari bulan September s/d Nopember 2007. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan secara purposive sampling, meliputi biogeofisik, ekonomi dan sosiokultural yang selanjutnya di analisis secara deskriptif kualitatif.

Jumat, 30 November 2007

KUALITAS AIR TAMBAK

ABSTRAK HASIL PENELITIAN KUALITAS AIR TAMBAK
(Samsul Rizal)

September, 2006. Analisis Kualitas Air Pada Tambak Percobaan di Desa Handil 8 Delta Mahakam (Dibimbing oleh Prof. A. Syafei Sidik dan H. A. Hadi Syarban)



Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air pada tambak percobaan di Desa Handil 8, Delta Mahakam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2005, terhitung sejak tahap pengamatan lapangan, persiapan, pengambilan sampel dan analisis di laboratorium.

Gambar Tambak Percobaan di Desa Handil 8,
Kec. Muara Jawa, Kab. Kutai Kartangera

FENOMENA AIR BANGAR

FENOMENA AIR BANGAR DI SUNGAI MAHAKAM
(SAMSUL RIZAL)

Air bangar merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi sejak dahulu di perairan Sungai Mahakam dan merupakan bencana ekologis yang terjadi setiap tahun di Sungai Mahakam. Fenomena air bangar terjadi pada saat pergantian musim antara musim kemarau ke musim penghujan dan sebaliknya. Pergantian musim tersebut menyebabkan terjadinya perubahan beberapa parameter kualitas air yang sangat singnifikan seperti rendahnya oksigen terlarut dalam air (DO), rendahnya pH, tingginya H2S, tingginya kadar zat amoniak dan beberapa parameter kualitas air yang lain pada perairan Sungai Mahakam yang tidak dapat ditolelir oleh ikan.